When was the last time you laughed like this?
Monday, June 6, 2011
Thursday, June 2, 2011
When gosip-ing begin, I remember about...
Pagi itu, dapur rumah tiba-tiba ramai. Ibu, dengan keahlian multitasking-nya, menyiapkan sarapan sambil mulutnya asik gosip-ing dengan tante saya. Saya yang masih setengah sadar dari tidur, belum ngeh dengan apa yang mereka gosipkan.
Lama-kelamaan, saya mulai bisa menangkap tema pembicaraan mereka: cinta antara majikan dan supir pribadi. Uhh FTV banget! Tapi ternyata banyak contoh kasus nyata yang mereka ceritakan, dari majikan yang mencintai supir yg masih beristri, ustadzah yang menikahi supirnya karena selalu setia menemani saat beliau ceramah atau cici chinese yang lebih memilih menceraikan suaminya yg sukses dan menikah dengan supirnya.
"Ya itulah yang namanya witing tresno jalaran soko kulino..." ucap ibu.
"Yoi mom," jawab saya menyetujui, sambil mencomot tempe goreng yg masih hangat.
Eh bentar!
Dengan cerita gosip tadi, saya tiba-tiba teringat teman saya, yang sering kita -saya dan teman yang lain- cengin dengan kalimat: cinta Enon dan supirnya. Hati-hati ah Enon, hehee... :p
Lama-kelamaan, saya mulai bisa menangkap tema pembicaraan mereka: cinta antara majikan dan supir pribadi. Uhh FTV banget! Tapi ternyata banyak contoh kasus nyata yang mereka ceritakan, dari majikan yang mencintai supir yg masih beristri, ustadzah yang menikahi supirnya karena selalu setia menemani saat beliau ceramah atau cici chinese yang lebih memilih menceraikan suaminya yg sukses dan menikah dengan supirnya.
"Ya itulah yang namanya witing tresno jalaran soko kulino..." ucap ibu.
"Yoi mom," jawab saya menyetujui, sambil mencomot tempe goreng yg masih hangat.
Eh bentar!
Dengan cerita gosip tadi, saya tiba-tiba teringat teman saya, yang sering kita -saya dan teman yang lain- cengin dengan kalimat: cinta Enon dan supirnya. Hati-hati ah Enon, hehee... :p
Tuesday, May 31, 2011
(proposal) SKRIPSI or SKIP-SIHHH ?
Puncak dari segala puncak tugas mahasiswa itu skripsi dan untuk depe-nya dibayar pakai proposal skripsi. Ketika tiga hal utama dari proposal skripsi -judul, studi pendahuluan dan metlit- sudah ditangan, stressor yang berkaitan dengan 3 hal itu pun masih sibuk menggoda dan membuat fluktuasi semangat saya jadi naik turun. Dan lucunya, ternyata nggak cuma saya yang kelimpungan sama hal-hal yang berkaitan dengan 'teman baru' ini, teman-teman seperjuangan pun banyak yang berkicau memuja-muji si doi di twitter atau facebooknya.
Senang sih, denger kakak tingkat yang muji-muji judul kita seangkatan yang dinilai lebih variatif dan baru. Tapi selain pujian, mereka juga suka nyelipin kalimat pamungkasnya: "Udah lah, judulnya jangan yang ribet-ribet, yang standar S1 aja.." Dan gosipnya, menurut para pendahulu saya, se-idealis apapun judul kita tetap aja nantinya kita di'paksa' menurunkan harga idealisme itu. Jleb. Mereka juga bilang: "Hati-hati milih dosen pembimbing..." Yeahh, sekarang sih hanya bisa mengandalkan keberuntungan, wong tahun ini dosen pembimbing bukan kita yang milih tapi ditentuin dewan skripsi.
Hell-yeah, lupakan semua stressor itu!
Entah ini suatu insight atau malah semakin memperparah kecemasan, seorang dosen yang saja ajak diskusi kemarin sore mengatakan kalau judul saya justru lebih ke arah sosial, padahal saya -yang mengambil konsentrasi PIO- berniat mem-blend-kan antara tema industri dan sosial, tapi ternyata malah sosialnya yang menjadi dominan. Sebenarnya beliau tidak mempermasalahkan hal ini dan sah-sah saja kalau saya tetap ingin mengambil judul ini, tapi apa kabar nasib saya nanti pas sidang proposal yang justru para pengujinya itu dari dosen PIO semua, heuuu...
Tidak cukup dengan judul yang hampir overlapping antara PIO dan sosial, dosen pembimbing saya mengusulkan fenomenologis sebagai pendekatan metlit proposal saya. Jeng jeng jeng! Kalau ditelaah lagi, judul ini memang lebih pas jika disandingkan dengan pendekatan fenom, tapi saya sendiri masih ragu dengan kemampuan saya. Tentu saja stressor pun mengekor, ada yang bilang fenom beginilah, begitulah. Heuuuuu...
I remember what existentialism said that anxiety is a condition of living, so i'll try to face and make it as a challenge to grow. And now, i need someone to talk to, before i met my beloved philosophy lecturer, Mr.D...
Anyone please...? T.T
Monday, May 30, 2011
Sometimes
Sometimes you feel complete, sometimes you also feel lacked.
Sometimes you can get anything in your life easily, sometimes you also have to worked hard to get what you want.
And sometimes you dont know the reason why all this things happened...
Subscribe to:
Posts (Atom)


